Wisuda XIX UOGP 2026: Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya bagi Tanah Papua dan Indonesia

Jayapura, 18 September 2026, Hari ini merupakan momentum penting bagi Universitas Ottow Geissler Papua dan terutama bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.

Wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai iman, integritas, dan karakter yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UOGP.

Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, saya menyampaikan selamat atas keberhasilan Saudara sekalian. Jadilah lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, Tanah Papua, bangsa, dan negara.

Para Dekan, Ketua Program Studi, para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika Universitas Ottow Geissler Papua;Para orang tua dan keluarga wisudawan   dan wisudawati yang saya hormati;Serta secara khusus, 86 wisudawan dan wisudawati Program Sarjana dan Magister Universitas Ottow Geissler Papua yang saya banggakan.

Atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika Universitas Ottow Geissler Papua, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir untuk memberikan dukungan dan penghormatan kepada para wisudawan dan wisudawati.

Rektor UOGP, Dr. Pilipus Ramandei, S.E., M.Si., Akt., CA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan proses pendidikan mereka. Para lulusan memperoleh predikat kelulusan yang beragam, antara lain memuaskan, sangat memuaskan, dan dengan pujian (cumlaude)

Hari ini bukan sekadar sebuah seremoni akademik. Hari ini merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya satu tahapan perjalanan pendidikan dan sekaligus dimulainya tanggung jawab baru bagi para lulusan.

Wisuda Sarjana dan Magister XIX ini memiliki makna yang sangat penting bagi Universitas Ottow Geissler Papua. Di hadapan kita berdiri generasi muda yang telah melewati berbagai proses pembelajaran, penelitian, pengembangan keterampilan, pembentukan karakter, serta pergumulan akademik.

Sebanyak 86 wisudawan dan wisudawati pada hari ini merupakan bagian dari perjalanan panjang UOGP dalam melaksanakan tugas pendidikan tinggi di Tanah Papua.

Setiap lulusan mempunyai cerita perjuangannya masing-masing. Ada yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti perkuliahan. Ada yang menghadapi keterbatasan fasilitas. Ada yang harus membagi waktu antara pendidikan, pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab sosial. Ada pula yang melewati berbagai tantangan pribadi selama menyelesaikan studi.

Karena itu, ijazah yang Saudara terima hari ini bukan sekadar selembar dokumen akademik. Di baliknya terdapat kerja keras, ketekunan, doa, dukungan keluarga, bimbingan dosen, dan penyertaan Tuhan.

Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menjadikan wisuda ini sebagai momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan refleksi.

Hari ini Saudara telah menyelesaikan pendidikan di Universitas Ottow Geissler Papua. Namun, jangan pernah menganggap bahwa proses belajar telah selesai.

Wisuda bukan akhir dari pembelajaran. Wisuda adalah awal dari pembelajaran yang lebih luas di tengah kehidupan masyarakat.

Di dunia kerja dan kehidupan sosial, Saudara akan menghadapi persoalan yang mungkin tidak pernah sepenuhnya dibahas di ruang kuliah.

Karena itu, teruslah belajar.

Jangan berhenti membaca. Jangan berhenti bertanya. Jangan takut menghadapi perubahan. Jangan merasa bahwa gelar akademik sudah membuat Saudara mengetahui segala sesuatu.

Dunia berubah dengan sangat cepat. Perkembangan teknologi, digitalisasi, kecerdasan buatan, perubahan ekonomi, lingkungan, serta dinamika sosial menuntut setiap lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan.

Namun, di tengah perubahan tersebut, ada sesuatu yang tidak boleh hilang, yaitu integritas dan karakter.

Jadilah sarjana dan magister yang memiliki kompetensi sekaligus memiliki kejujuran. Jangan gunakan ilmu untuk merugikan orang lain.Jangan gunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.Jangan gunakan keahlian untuk memperkuat ketidakadilan.

Sebaliknya, gunakan pengetahuan Saudara untuk menyelesaikan masalah, membantu sesama, membangun masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi Tanah Papua.

Saya berharap para lulusan UOGP mampu menjadi pribadi yang profesional tetapi tetap rendah hati; memiliki kemampuan tetapi tidak kehilangan kepedulian; memiliki prestasi tetapi tetap memiliki integritas. Tanah Papua membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Papua membutuhkan generasi yang mampu melihat persoalan bukan hanya sebagai keluhan, tetapi sebagai peluang untuk melakukan perubahan.

Karena itu, ketika Saudara kembali ke kampung halaman, memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, bekerja di pemerintahan, dunia usaha, gereja, lembaga sosial, maupun bidang profesional lainnya, bawalah semangat untuk memberikan manfaat.

Jangan bertanya hanya:

“Apa yang dapat saya peroleh dari Papua?”

Tetapi tanyakan pula:

“Apa yang dapat saya berikan kepada Papua?”

Pertanyaan tersebut penting karena pendidikan tinggi pada akhirnya harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Saudara adalah bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan Tanah Papua. Jadilah guru yang mendidik dengan hati. Jadilah tenaga profesional yang bekerja dengan integritas.

Universitas Ottow Geissler Papua (UOGP) melaksanakan Wisuda Program Sarjana dan Magister XIX pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Hotel Horison Kotaraja, Jayapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *