Visi Universitas Ottow Geissler
“ Menjadi Komunitas Ilmiah yang andal dan berintegritas dalam mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter Kristen “ .

Kata “ menjadi ” sebagaimana tertera dalam Visi di atas, bermakna bahwa secara kelembagaan Universitas Ottow Geissler masih dalam tahap “menuju ke” atau tahap “ perjalanan ”. Frasa “ Komunitas Ilmiah “ berarti masyarakat yang bercirikan kemampuan berpikir akademik, kritis, berorientasi pada pemecahan masalah, mempunyai kemampuan dan kemauan belajar secara terus menerus serta mempunyai ketrampilan dan pengembangan secara individu.

Kata ” andal ” bermakna bahwa masyarakat luas akan mempercayai Universitas Ottow Geissler sebagai tempat yang tepat untuk memperoleh pendidikan dalam meningkatkan mutu akademik.

Kata “ berintegritas ” berarti bahwa Universitas Ottow Geissler dikenal luas dan berdiri setara dalam pergaulan komunitas akademik lainnya melalui kinerja dan reputasi yang baik melalui peran aktif civitas akademika dan alumni. Frasa “ Kualitas Sumberdaya Manusia “ bermakna bahwa Universitas Ottow Geissler akan memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap kualitas kehidupan manusia dalam hal skil, pribadi, etika dan moral.

Kata “ Unggul “ berarti Universitas Ottow Geissler dapat meningkatkan mutu akademik melalui Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan program-program kemahsiswaan serta tatakelola Universitas.

Frasa “ berkarakter kristen “ berarti bahwa komunitas ilmiah Universitas Ottow Geissler Papua memiliki akhlak atau budi pekerti yang baik berdasarkan pada nilai nilai kristiani.

Misi Universitas Ottow Geissler
(1)  Menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar secara kreatif dan inovatif dalam rangka pemutakhiran ilmu pengetahuan dengan dukungan sarana, prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan, serta pendanaan yang memadai untuk memperkuat posisi Universitas Ottow Geissler menuju ke taraf nasional maupun internasional.
 (2)  Menyelenggarakan kegiatan penelitian secara kreatif dan inovatif untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia.
(3)  Menyelenggarakan kegiatan pemenuhan tanggung jawab sosial secara optimal melalui tindakan nyata berupa pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat.
(4) Mengembangkan pemikiran – pemikiran dalam mendukung pembangunan masyarakat di Tanah Papua.
 (5)  Mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara sinerjik dan bermutu untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing.
(6) Menterjemahkan Tri Panggilan Gereja dalam pengelolaan kegiatan akademik dan kegiatan non akademik (ekstrakurikuler) dalam kehidupan bersama sebagai komunitas ilmiah.

Tujuan

 Tujuan jangka panjang yang hendak dicapai oleh Universitas Ottow Geissler pada tahun 2019 – 2028 adalah :
 (1) Menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, Takut kepada Tuhan Yang Maha Esa, berwawasan luas, menjadi pembelajar berkelanjutan, dan berintegritas tinggi, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

(2) Menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, masyarakat Papua maupun masyarakat internasional.

 (3) Menghasilkan sumberdaya manusia yang memiliki kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi, sehingga mampu berperan secara nyata dalam pemberdayaan masyarakat.

Strategi Pencapaian VMTS

Strategi pencapaian VMTS Universitas Ottow Geissler tertuang dalam Rencana Induk Pengembangan yaitu :
1. Re-Structuring. Menyelaraskan struktur organisasi Universitas Ottow Geissler sesuai dengan tuntutan pengelolaan perguruan tinggi yang efisien dan efektif. Strategi ini adalah langkah awal untuk mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance).

2. Re-Engineering. Menerapkan prinsip kerja good university governance ke dalam sistem manajemen perguruan tinggi. Mekanisme kerja dan standard operating procedure (SOP) seluruh unit satuan kerja (USK) dalam rangka pelaksanaan tridharma perguruan tinggi perlu dirumuskan kembali. Tujuannya adalah agar setiap USK yang ada di Universitas Ottow Geissler secara sinergis mampu menjadi wadah dan instrumen pengembangan institusi yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

3. Re-Training. Menyelenggarakan pelatihan bagi dosen (pendidik) dan pegawai (tenaga kependidikan) untuk meningkatkan kompetensi dan mengubah pola pikir (mindset) mereka dalam mengelola program-program kegiatan akademik dan non akademik. Fokus utama pelatihan dan perubahan mindset tersebut adalah dalam hal kepemimpinan, keterampilan manajerial, dan prinsip-prinsip kewirausahaan dalam mengelola Universitas Ottow Geissler sebagai institusi pendidikan.

4. Re-Positioning. Memosisikan tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kompetensi di bidangnya untuk memangku jabatan di berbagai unit satuan kerja di lingkungan Universitas Ottow Geissler, dengan prinsip “orang yang tepat harus berada pada posisi yang tepat”. Dengan demikian, tenaga pendidik dan kependidikan diharapkan mampu menjadi penggerak utama (prime mover) dalam pengembangan unit satuan kerja yang dipimpinnya.

5. Re-Modeling. Mendorong munculnya budaya kerja Universitas Ottow Geissler yang kondusif. Kepemimpinan institusional harus bisa diteladani oleh semua tenaga pendidik dan kependidikan di unit satuan kerjanya masing-masing sehingga berkembang budaya dan etos kerja akademik yang profesional, jujur, bermartabat, dan berkualitas dalam berkarya, serta mampu bekerja dalam satu tim (team work) yang solid. Model kemimpinan seperti ini diharapkan akan menumbuhkan budaya kerja bermutu yang akan memudahkan terwujudnya good university governance di Universitas Ottow Geissler.